Home Berita Edisi Editor
Home Home

Pentingnya Penggunaan Antimikrobial Secara Bijak

Drh. M. D. Winda Widyastuti, MSi.

Penyakit zoonotik (ditularkan dari hewan ke manusia) hingga saat ini masih menjadi salah satu ancaman kehidupan di dunia. Menurut Food Agriculture Organization (FAO), 60% dari penyakit yang baru muncul (new emerging disease) bersifat zoonosis, dan 72% dari penyakit zoonotik tersebut bersumber dari satwa liar.  Dengan semakin berkembangnya waktu, perhatian dunia kepada satwa liar menjadi tidak hanya pada aspek konservasinya saja (baik terhadap ancaman kepunahan habitat dan populasinya), namun juga terhadap ancaman terjangkitnya penyakit yang selain juga dapat mengancam kelestarian spesies juga dapat menyebabkan ancaman bagi keselamatan manusia.  Beberapa contoh penyakit zoonotik yang dapat bersumber dari satwa liar dan menjadi perhatian dunia antara lain adalah Antraks, Ebola, Flu Burung, dan Rabies.

Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit zoonotik bersumber satwa liar memerlukan rencana yang baik dan komitmen dari berbagi pihak, baik pemerintah, swasta, para pemerhati lingkungan dan satwa liar, dan masyarakat.  Dalam upaya tersebut diperlukan pengetahuan dan pemahaman terhadap berbagai aspek teknis untuk mendukung kegiatan tersebut.  Selain itu,  pemahaman terhadap aspek sosial dan budaya masyarakat juga sangat diperlukan, mengingat sebagian masyarakat di Indonesia mempunyai kebiasaan mengomsumsi berbagai jenis satwa liar sebagai bagian dari budaya mereka.  Selain itu, satwa liar di Indonesia untuk sebagian orang juga digunakan sebagai sumber penghasilan melalui sistem perdagangan.

Selanjutnya

Edisi 7 (PDF)

 

Bushmeat dan Zoonosis

Oleh: Drh. Loisa, MSi
Bahan pangan asal hewan merupakan bagian penting dari diet manusia sejak manusia mulai berburu hewan.  Kegiatan perburuan dan perdagangan satwa liar masih banyak terjadi di beberapa daerah di Indonesia dan menjadi permasalahan serius yang harus mendapat perhatian. Selanjutnya

 

Estimasi Populasi Satwa Liar

Drh. Riana A. Arief, MS

Informasi mengenai populasi satwa merupakan salah satu informasi dasar dalam penentuan berbagai kebijakan terkait satwa liar. Dalam kaitannya dengan konservasi, kelangkaan sebuah spesies ditentukan oleh jumlah satwa yang diperkirakan masih berada di alam. Selanjutnya

 

Perkembangan Antibiotik vs Bakteri Resisten

Oleh: Drh. Ridvana Dwibawa D

Menurut definisi WHO Resistensi antimikroba (AMR) adalah ketahanan mikroorganisme terhadap obat antimikroba yang sebelumnya sensitif. Organisme resisten (termasuk bakteri, virus dan beberapa parasit) memiliki kemampuan menahan serangan obat-obatan antimikroba, Selanjutnya

 

Perdagangan Hewan dan Munculnya Penyakit Zoonotik

Drh. Erianto Nugroho

Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman hayati. Diperkirakan sebanyak 300.000 jenis satwa liar atau sekitar 17% satwa di dunia terdapat di Indonesia, walaupun luas Indonesia hanya 1,3% dari luas daratan dunia. Selanjutnya

 

  Top